Hacker VS Cracker

Posted: November 23, 2009 in Computer
Tags: , , , ,

Hacker adalah: Seseoang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer.”

Hack [secara umum] :

  1. Pekerjaan yang dilakukan secara cepat dan berhasil, walau tidak sempurna.
  2. Suatu hal Mustahil, dan mungkin menghabiskan banyak waktu tetapi menghasilkan yang diinginkan.
  3. Untuk membuktikan baik secara emosional ataupun fisik bahwa ini bisa dilakukan.
  4. Mengerjakan sesuatu secara bersungguh-sungguh, dengan ketelitian yang tinggi.
  5. Berinteraksi dengan komputer dalam bermain dan bereksplorasi

Hacker [aslinya, seseorang yang membuat kerajinan dengan kapak] :

  1. Seseorang yang sangat senang mengeksplorasi suatu program dari suatu system untuk untuk mengetahui batas kemampuannya, dengan mengunakan cara-cara dasar yang akan digunakan oleh orang yang tidak mengerti dan mengetahui bagaimana program itu dibuat dan dengan pengetahuan minimum terhadap program.
  2. Seseorang yang sangat antusias dalam membuat program, dan lebih menikmati membuat program dibandingkan berteori tentang program tersebut.
  3. Seseorang yang mampu melakukan “hack”.
  4. Seseorang yang sangat baik dalam memprogram.
  5. Ahli pemrograman, atau sering melakukan pekerjaan dengan program itu.
  6. Ahli yang tertarik dengan semua hal, contoh hacker di bidang astronomy.
  7. Seseorang yang senang dengan tantangan intelektual dengan ide kreatif.
  8. Seseorang yang secara sembunyi-sembunyi berusaha menemukan informasi penting dengan cara menjelajah, lebih sering di sebut sebagai cracker.

Crack

  1. Memaksa masuk kedalam suatu sistem.
  2. Kegiatan menghilangkan copy protection.
  3. Program, instruksi yang digunakan untuk menghilangkan copy protection

Cracker

  1. Seseorang yang mencoba masuk kedalam suatu jaringan secara paksa dengan tujuan mengambil keuntungan, merusak, dsb.
  2. Seseorang yang menghilangkan copy protection.
  3. Seseorang yang melakukan kegiatan “Crack”.

Cracking adalah kegiatan membobol suatu sistem komputer dengan tujuan menggambil keuntungan merusak dan menghancurkan dengan motivasi tertentu.

Etika Hacker

  1. Kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah suatu hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang “open-source” dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakan peralatan pendukung apabila memungkinkan.
  2. Keyakinan bahwa “system-cracking” untuk kesenangan dan eksplorasi sesuai dengan etika adalah tidak apa-apa [OK] selama seorang hacker, cracker tetap komitmen tidak mencuri, merusak dan m elanggar batas2 kerahasiaan.

“Yang menarik,ternyata dalam dunia hacker terjadi strata-strata (tingkatan) yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kepiawaiannya, bukan karena umur atau senioritasnya. Saya yakin tidak semua orang setuju dengan derajat yang akan dijelaskan disini,karena ada kesan aroganterutama pada level yang tinggi. Untuk memperoleh pengakuan/derajat, seorang hacker harus mampu membuat program untuk eksploit kelemahan sistem, menulis tutorial (artikel), aktif diskusi di mailing list, membuat situs web dsb.”

Hirarki Hacker

Mungkin agak terlalu kasar jika di sebut hirarki / tingkatan hacker saya yakin istilah ini tidak sepenuhnya bisa di terima oleh masyarakat hacker. Oleh karenanya saya meminta maaf sebelumnya. Secara umum yang paling tinggi (suhu) hacker sering di sebut ‘Elite’ di Indonesia mungkin lebih sering di sebut ‘suhu’.Sedangkan, di ujung lain derajat hacker dikenal ‘wanna-be’ hacker atau dikenal sebagai ‘Lamers’.

Elite :

Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka mengerti sistemoperasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan

tepat. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

Semi Elite :

Hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite. Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.

Developed Kiddie :

Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda (ABG) & masih sekolah. Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

Script Kiddie:

Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

Lamer:

Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan yang ingin menjadi hacker (wanna-be hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS. Biasanya menyombongkan diri

melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Etika & Aturan main Hacker

  1. Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
  2. Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
  3. Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
  4. Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
  5. Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh.
  6. selalu mengetahui kemampuan sendiri.
  7. Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan &mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
  8. Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
  9. Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
  10. Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
  11. Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.

Jelas dari Etika & Aturan main Hacker di atas, terlihat jelas sangat tidak mungkin seorang hacker betulan akan membuat kerusakan di komputer anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s